Kamis, 23 Januari 2014

Tutorial Konfigurasi Simulasi VLAN + Interdomain & VLAN + Wireless LAN (802.11) + VIDEO Tutorial

Konfigurasi Simulasi VLAN + Interdomain & VLAN + Wireless LAN


Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga. VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik.

VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switched switched yang sama. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port.

Sebuah VLAN memungkinkan seorang Administrator untuk menciptakan sekelompok peralatan yang secara logic dihubungkan satu sama lain. Dengan VLAN, kita dapat membagi jaringan switch secara logik berdasarkan fungsi, departemen atau project team .

DOWNLOAD VIDEO TUTORIAL (CLICK HERE)

Program yang saya gunakan adalah Packet Tracer 5.0, device yang dibutuhkan untuk simulasi ini adalah :
  • 1 Buah Router Seri 18411
  • Switch Catalyst Seri 2950-24 port
  • 4 Buah Personal Komputer
  • 1 Buah Access Point
  • 1 Buah Wireless Router
Langsung saja langkah-langkah konfigurasinya yaitu :
  • Di Switch
  1.  Kita buat vlan data base dulu yaitu :
  • Vlan 10 dengan nama cnc1
  • Vlan 20 dengan nama cnc2
  • Vlan 88 dengan nama cncwireless
  •  Masukkan interface mana saja yang termasuk anggota vlan tersebut (untuk referensi, silahkan liat topology)
  •  Khusus untuk port F0/1 kita fungsikan sebagai trunk

  • Untuk pengecekan konfigurasi yang telah kita buat, ketikan "show vlan brief" atau "show run",.

     2.  Untuk Pengujian vlan yang telah kita buat, kita konfigurasi dulu client yang kita punya yaitu PC0, PC1, PC2, PC3, dan Wireless Routernya,.
  • Wireless Router 
  • Client PC 1

 
  •  Client PC 2
  • Client PC 3
  • Client PC 0
  • Secara Logika (untuk saat ini) jika kita melakukan ping, antar vlan belum terhubung, tetapi untuk vlan yang sama sudah bias saling berkomunikasi yaitu PC1 dan PC2, kecuali PC3 dan PC0 yang berbeda vlan.
  • Kita coba ping dari PC1 ke PC2 (sesama anggota vlan 10)
  •  Lalu kita coba ping dari PC1 (Vlan 10) ke PC3 (Vlan 20), hasilnya akan RTO (Request Time Out).

Teorinya untuk berkomunikasi antar Vlan dibutuh kan suatu peralatan tambahan yaitu pihak ke 3, Device Layer 3, yaitu Router.

    3.   Konfigurasi Router (dalam topology diatas konfigurasi ini sering disebut juga dengan istilah "Router on The Stick")
  • Kita cek hasil konfigurasi kita dengan perinta "show ip int brief".
  • Karena Simulasi ini menggunakan software, jika kita ping dari PC0 ke PC-PC yang lain atau Sebaliknya maka akan RTO, untuk mengatasinya kita tambahkan ip statis di Router, Setelah masuk "Config t" kemudian isikan IP Route di bawah.
   4.  Semua telah di Konfigurasi, kemudian pengujian dan jika konfigurasi kita benar maka antar PC1 (vlan 10) sudah terhubung dengan PC3 (vlan 20), dan PC0 (vlan 88) terhubung dengan PC1 (vlan 10),. dan PC-PC yang lain bisa saling komunikasi, cek dengan ping dan pengiriman paket/pesan.

 


Selesai sudah Konfigurasi Simulasi VLAN+Interdomain & VLAN+Wireless LAN,. Semoga Bermanfaat,!!!