Senin, 01 Juli 2013

Membangun Jaringan Local Area Network

Posted By : -gn3a1.Zrex-

Membangun Jaringan Local Area Network 

LAN (Local Area Network)


Local Area Network (Jaringan Wilayah Lokal) adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.


Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
Mempunyai transfer rate data yang lebih tinggi
Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi

TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol)

'TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.
Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.

Topologi Jaringan

Arsitektur topologi merupakan bentuk koneksi fisik untuk menghubungkan setiap node pada sebuah jaringan. Pada sistem LAN terdapat tiga topologi utama yang paling sering digunakan: bus, star, dan ring. Topologi jaringan ini kemudian berkembang menjadi topologi tree dan mesh yang merupakan kombinasi dari star, mesh, dan bus. Berikut topologi-topologi yang dimaksud:

  • Topologi Bus

Konfigurasi lainnya dikenal dengan istilah bus-network, yang cocok digunakan untuk daerah yang tidak terlalu luas. Setiap komputer (setiap simpul) akan dihubungkan dengan sebuah kabel komunikasi melalui sebuah interface. Setiap komputer dapat berkomunikasi langsung dengan komputer ataupun peralatan lainnya yang terdapat didalam network, dengan kata lain, semua simpul mempunyai kedudukan yang sama. Dalam hal ini, jaringan tidak tergantung kepada komputer yang ada dipusat, sehingga bila salah satu peralatan atau salah satu simpul mengalami kerusakan, sistem tetap dapat beroperasi. Setiap simpul yang ada memiliki address atau alam sendiri. Sehingga untuk meng-access data dari salah satu simpul, user atau pemakai cukup menyebutkan alamat dari simpul yang dimaksud. Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

  • Topologi Ring

Pada jaringan ini terdapat beberapa peralatan saling dihubungkan satu dengan lainnya dan pada akhirnya akan membentuk bagan seperti halnya sebuah cincin. Jaringan cincin tidak memiliki suatu titik yang bertindak sebagai pusat ataupun pengatur lalu lintas data, semua simpul mempunyai tingkatan yang sama. Data yang dikirim akan berjalan melewati beberapa simpul sehingga sampai pada simpul yang dituju. Dalam menyampaikan data, jaringan bisa bergerak dalam satu ataupun dua arah. Walaupun demikian, data yang ada tetap bergerak satu arah dalam satu saat. Pertama, pesan yang ada akan disampaikan dari titik ketitik lainnya dalam satu arah. Apabila ditemui kegagalan, misalnya terdapat kerusakan pada peralatan yang ada, maka data yang ada akan dikirim dengan cara kedua, yaitu pesan kemudian ditransmisikan dalam arah yang berlawanan, dan pada akhirnya bisa berakhir pada tempat yang dituju. Konfigurasi semacam ini relative lebih mahal apabila dibanding dengan konfigurasi jaringan bintang. Hal ini disebabkan, setiap simpul yang ada akan bertindak sebagai komputer yang akan mengatasi setiap aplikasi yang dihadapinya, serta harus mampu membagi sumber daya yang dimilikinya pada jaringan yang ada. Disamping itu, sistem ini lebih sesuai digunakan untuk sistem yang tidak terpusat (decentralized-system), dimana tidak diperlukan adanya suatu prioritas tertentu.


  • Topologi Star

Dalam konfigurasi bintang, beberapa peralatan yang ada akan dihubungkan kedalam satu pusat komputer. Kontrol yang ada akan dipusatkan pada satu titik, seperti misalnya mengatur beban kerja serta pengaturan sumber daya yang ada. Semua link harus berhubungan dengan pusat apabila ingin menyalurkan data kesimpul lainnya yang dituju. Dalam hal ini, bila pusat mengalami gangguan, maka semua terminal juga akan terganggu. Model jaringan bintang ini relatif sangat sederhana, sehingga banyak digunakan oleh pihak per-bank-kan yang biasanya mempunyai banyak kantor cabang yang tersebar diberbagai lokasi. Dengan adanya konfigurasi bintang ini, maka segala macam kegiatan yang ada di-kantor cabang dapatlah dikontrol dan dikoordinasikan dengan baik. Disamping itu, dunia pendidikan juga banyak memanfaatkan jaringan bintang ini guna mengontrol kegiatan anak didik mereka.

Kelebihan
· Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
· Tingkat keamanan termasuk tinggi.
· Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
· Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
Kekurangan
· Jika node tengah mengalami kerusakan, maka maka seluruh jaringan akan terhenti.
Penanganan
· Perlunya disiapkan node tengah cadangan.


  • Topologi Hierarchial (Topologi Pohon) 

Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7. Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.

  • Topologi Jaringan Mesh atau jaringan komputer jala adalah jaringan yang menghubungkan satu PC langsung dengan PC yang lain, sehingga jaringannya seperti membentuk jala.



Langkah-langkah Praktikum

Alat dan Bahan : 

Kabel UTP
Network Cable Tester
Laptop/PC 
Switch 

Diberikan Skema Sebagai berikut :


1. Pertama-tama cek kabel UTP dengan menggunakan Cable Tester.
2. Jika tidak ada masalah di cable tester, sambungkanlah kabel UTP anda sesuai skema diatas ke Laptop/PC yang anda gunakan.
3. Setting IP address Laptop/PC anda.
Langkah Setting IP Address adalah sebagai berikut :

  • Klik Icon network di pojok kanan bawah >> klik Open Network and sharing center.
  • Akan muncul window seperti dibawah. Klik Local Area Connection

  • Klik Properties

  • Dobel klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)
  • Klik Use the following IP address >> isikan IP yang sesuai. Dalam contoh ini, saya tergabung di LAN 3dengan range IP 192.168.0.31-36. Klik OK

4. Selesai mengatur IP address, ping laptop/pc lain untuk mengecek koneksi. Caranya, Start >> cmd (Command Prompt) >> ping(spasi)IP laptop/pc lain. Dalam contoh dibawah, saya ping ke 192.168.0.36


Jika hasilnya Reply seperti contoh diatas, maka Laptop/PC telah terhubung dengan baik. Ulangi langkah yang sama untuk Laptop/PC lain.

5. Nonaktifkan Firewall
Mengapa firewall harus dinonaktifkan ? Firewall berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data yang ada di jaringan dan mempunyai hak untuk memperbolehkan paket data tersebut lewat atau tidak. Hal tersebut mungkin sangat berguna jika kita terkoneksi ke internet, sebagai tembok penghalang dari software jahat dan hacker. Namun untuk jaringan lokal yang kita buat, biasanya akan terjadi kendala seperti :
Kita tidak dapat mendownload Shared file Laptop/PC lain yang ada di jaringan, karena firewall menganggapnya berbahaya.
Firewall yang terlalu ketat, bahkan dapat membuat proses ping gagal. Namun kendala ping ini jarang terjadi.

Untuk menghindari kendala diatas sangat direkomendasikan untuk menonaktifkan firewall.
Langkah-langkah menonaktifkan firewall adalah sebagai berikut :
Start >> ketik firewall >> klik windows firewall.


  • Klik Turn windows firewall on or off bagian kiri atas
  • Klik Turn off windows firewall, kemudian klik OK


6. Sharing File

Dengan sharing file keuntungan yang anda dapatkan adalah jika anda hendak mengambil file dari komputer lain, dan letaknya berjauhan (misalkan antara lantai 1 dan 3). Anda tidak perlu secara fisik mendatangi di PC mana file tersebut berada, cukup meminta rekan kerja anda untuk men-share file yang anda butuhkan, dan anda dapat mengambil file tersebut tanpa beranjak dari kursi anda. 

Langkah-langkah membuat Folder Sharing : 

  • Pastikan file yang hendak di share telah berada di dalam suatu folder >> Klik kanan folder >> pilihProperties >> Klik tab Sharing >> Klik Share.

  • Klik drop down button arrow >> pilih Everyone >> Klik Add >> Klik Share.

  • Akan muncul window seperti dibawah. Your folder is shared berarti folder anda telah berhasil di share. Klik Done


Proses Share folder telah berhasil dilakukan, namun Laptop/PC anda masih terproteksi. Laptop/PC orang lain tidak akan dapat mendownload file yang anda share. Jangankan mendownload, melihat file nya saja tidak bisa dikarenakan masih terproteksi oleh username dan password anda. Untuk itu matikan lah proteksi ini, demi kelancaran sharing file.

Langkah-langkah mematikannya adalah sebagai berikut : 
  • Klik kanan folder yang telah berhasil di share tadi >> klik tab Sharing >> klik Network and sharing center.

  • Kemudian akan muncul window seperti dibawah >> tandai Turn off password protected sharing >> klikSave change

Setelah password protected sharing dimatikan, orang lain dapat melihat dan mendownload file yang anda share.

7. Membuat Workgroup

Workgroup merupakan istilah yang dipopulerkan oleh Microsoft bersama peluncuran windows versi 3.x di awal tahun 90-an, mereka menyebutnya "Windows for Workgroup". Workgroup ini sangat disukai dunia perkantoran karena memiliki banyak kemudahan : 

  • Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing), dan mungkin saja ini salah satu best p2p file sharing untuk jaringan local 
  • Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua unit komputer (Printer Sharing). 
  • Akses data dari/ke unit komputer lain dapat di batasi dengan tingkat sekuritas pada password yang diberikan. 
  • Komunikasi antar karyawan dapat dilakukan dengan menggunakan E-Mail & Chat. 
  • Bila salah satu unit komputer terhubung dengan modem, maka semua atau sebagian unit komputer pada jaringan ini dapat mengakses ke jaringan Internet atau mengirimkan fax melalui 1 modem. 

Langkah-langkah membuat Workgroup : 
  • Start >> ketik Workgroup >> klik Change workgroup name


  • Akan muncul window seperti dibawah. Klik Change >> tandai Workgroup isi dengan LAN3 >> Klik OK>> OK lagi, kemudian restart komputer, agar perubahan dapat diterapkan oleh sistem.

Setelah Laptop direstart, proses pembuatan workgroup telah selesai.


Hasil
  • Mengakses Shared Folder orang lain di jaringan. Dalam contoh, Shared folder milik Wikarno. 

  • Melihat Workgroup yang terdaftar di jaringan.

  • Workgroup dalam View yang berbeda