Selasa, 19 Maret 2013

NETWORK TOOLS

NETWORK TOOLS


By : gn3a1


DASAR TEORI
Dalam melakukan tugas-tugas administrasi sistem, administrator sistem mau tidak mau akan
banyak berhubungan dengan tools – tools pendukung. Tanpa bantuan tool ini pekerjaan
administrasi akan sulit dijalankan.
Network Management.

  • Etherman

Tool yang berbasis GUI yang menampilkan representasi dari komunikasi – komunikasi ethernet
secara real time.

  • Tcp wrapper

Berguna untuk mengontrol siapa saja yang mengakses sistem. Dapat memproteksi usaha
pelanggaran terhadap sistem

  • Xmotd

Dipakai menuliskan atau menampilkan Message of the day, untuk setiap user yang login

  • Samba

Memungkinkan melakukan sharing file antar so

  • Swatch

program untuk memonitor log

  • dig

query server domain

  • host

memperoleh informasi nama domain

nslookup

  • tcpdump

mengcapture packet

  • traceroute

melakukan trace terhadap rute paket IP dari sistem ke sistem tujuan

  • sniffit

tools memberikan informasi detail ttg semua traffic jaringan
ssl
nmap
netstat


Ada beberapa command pada linux yang dipakai untuk melakukan konfigurasi dan troubleshooting
jaringan :

Layer phisik
1. lspci
Merupakan tools yang berada pada layer 1, dipakai untuk mengecek apakah interface jaringannya
sudah terpasang atau belum. Apabila ditemukan Network controller atau Ethernel controller, artinya
perangkat jaringan sudah siap digunakan.
2. mii-tool
Untuk melihat apakah linknya sudah ada atau belum
3. dmesg | grep eth
Untuk mengecek ethernet card ada apa belum

Layer datalink
1. arp
Merupakan tools yang dipakai untuk melihat alamat NIC dari komputer yang terkoneksi secara
langsung dengan kita.

Layer IP
1. ifconfig
Command yang dipakai untuk melihat interface dan alamat yang diberikan ke interface tersebut
2. route
Memeriksa tabel routing, menambah dan menghapus tabel routing
3. ping
Memeriksa koneksi dengan protokol ICMP
4. traceroute
Memeriksa tahapan koneksi
5. mtr
Command gabungan ping dan traceroute
netconfig
Command untuk konfigurasi ip secara permanen

Layer Transport
1. Netstat
Untuk mengetahui port berapa saja yang terbuka untuk koneksi pada PC

TUGAS PENDAHULUAN
Jelaskan cara penggunaan command dibawah ini beserta option yang digunakan dan artinya
1. lspci
2. mii-tool
3. arp
4. ifconfig
5. route
6. ping
7. traceroute
8. mtr
9. netstat
10. netconfig

PERCOBAAN
1. Jalankan perintah “dmesg | grep eth”, catat dan analisa hasilnya. Jika tidak ada keluaran
konfirmasikan ke dosen/asisten praktikum.
2. Lepaskan kabel jaringan, lakukan perintah mii-tool
3. Pasangkan lagi kabel jaringan dan lakukan perintah mii-tool
4. Catat hasil dari perintah “lspci” sebelum dan sesudah melepas kabel
5. jalankan perintah ”arp –a” dan catat hasilnya , buka beberap terminal baru lagi dan jalankan
perintah ”ping no_ip_tujuan” ke beberapa komputer sebelah (tanya nomor IP tersebut ke teman).
Pada terminal pertama lakukan perintah arp –a sekali lagi . Catat hasilnya dan bandingkan dengan
hasil arp yang pertama, analisa hasilnya
6. Jalankan perintah ”ifconfig”, catat hasilnya.
7. Jalankan perintah route –n, catat hasilnya.
8. Pastikan anda terhubung ke internet, mintalah tolong ke dosen/asisten praktikum jika belum bisa
terhubung ke internet.
9. Jalankan perintah ”traceroute” dan ”mtr” ke :
1. 202.154.187.3
2. www.eepis-its.edu
3. www.yahoo.com
Catat hasilnya
10. Buka halaman http://www.eepis-its.edu dengan web browser, kemudian sebelum koneksi
selesai, buka terminal dan catat hasil koneksi dengan perintah “netstat -natu”
11. Jalankan perintah netconfig, isikan data berikut ip: 192.168.1.xx (xx mulai 1-254, koordinasikan
dengan teman anda agar tidak ada yang memakai nomor yang anda ambil. Isikan juga netmask
:255.255.255.0 yang lain dikosongi terlebih dahulu dan tekan tombol OK.
12. Selanjutnya jalankan perintah ifconfig catat hasilnya. Bandingkan dengan ketika anda
menjalankan perintah ifconfig pada nomor 6, apa hasilnya ?
13. Jalankan perintah netstat, catat hasilnya

HASIL PERCOBAAN
1. Hasil perintah “dmesg | grep eth”
2. lepaskan kabel jaringan dan jalankan perintah mii-tool
3. Pasangkan kembali kabel jaringan dan jalankan perintah "mii-tool
4. Jalankan perintah "lpsci" dan catat hasilnya sebelum dan sesudah melepas kabel.
5. Jalankan perintah "arp-a" dan catat hasilnya lalu buka terminal baru lagi dan jalankan perintah
"ping no_ip_tujuan" ke beberapa komputer sebelah lalu pada terminal pertama lakukan perintah arpa
sekali lagi.
6. Jalankan perintah "if-config"
7. jalankan perintah "route-n"

PERTANYAAN
1. Berikan kesimpulan hasil praktikum yang anda lakukan untuk masing-masing perintah !
2. Berdasarkan hasil catatan praktikum anda,, perintah lspci apa maksud keluaran itu ?
3. berdasarkan catatan praktikum anda khususnya perintah mii-tool apa maksud keluaran itu ?
4. berdasarkan catatan praktikum anda khususnya perintah arp-a apa maksud hasil keluaran itu ?
5. berdasarkan catatan praktikum anda khususnya perintah ifconfig apa maksud hasil keluaran itu ?
6. berdasarkan catatan praktikum anda khususnya perintah perintah route-n apa maksud hasil
keluaran itu ?

JAWABAN PERTANYAAN
1. Berdasarkan hasil praktikum yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa setiap perintah
memiliki fungsi masing-masing. koneksi jaringan menentukan hasil dari perintah tersebut, ketika
melakukan perintah yang terhubung dengan jaringan dan yang tidak terhubung maka hasil yang
didapat akan berbeda.
2. perintah lspci untuk mengecek apakah interface jaringannya sudah terpasang atau belum. apabila
ditemukan Network Controller atau Ethernet Controller, artinya perangkat jaringan sudah siap
digunakan.
3. perintah mi-tool yaitu untuk melihat status dari interface network dan untuk melihat apakah linknya
sudah ada atau belum.
4. perintah arp-a untuk melihat alamat NIC dari kommputer yang terkoneksi secara langsung
dengan kita.
5. perintah ifconfig untuk melihat interface dan alamat yang diberikan ke interface tersebut.
6. perintah route -n untuk mengatur routing static yang menjelaskan host atau network melalui
interface setelah dikonfigurasi dengan ifconfig.

Sumber:
Sumber